Home / Berita / Unit Khusus Polsek Ujung Pandang Tangkap Pengedar Obat Somadril

Unit Khusus Polsek Ujung Pandang Tangkap Pengedar Obat Somadril

Polrestabesmakassar.com-   Anggota Unit Khusus Polsek Ujung Pandang telah menangkap lelaki pelaku pengedar obat jenis daftar G di Hotel Vindika Jalan Gunung Merapi Makassar, Rabu (8/11/2017).

Pelaku sengaja mengedar sedian farmasi yang tidak memiliki ijin edar dan atau tidak memiliki keahlian sesuai dengan peraturan perundangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 196 yo pasal 197 yo pasal 198 undang-undang no.36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Tiga tersangka yang diamankan Polsek Ujung Pandang

Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandang Iptu Arham Gusdiar bersama anggota Tim Unit Khusus berhasil melakukan penangkapan terhadap lelaki RM alias Amat (34) warga Jalan G. Nona Makassar, lelaki YD (21) warga Jalan Pelita Makassar dan lelaki BH (26) warga Jalan Malengkeri Makassar.

Barang bukti yang diamankan di depan Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandang Iptu Arham Gusdiar

Iptu Arham Gusdiar menjelaskan, penangkapan berawal dari ada kecurigaan aktifitas setiap malam di depan Hotel.

“Setelah dilakukan pemantauan dilihat ada gerakan mencurigakan di Pos Scurity Hotel, langsung dilakukan penggeledahan dan ditemukan 5 papan obat jenis Somadril”, ungkapnya.

Setelah diintrogasi oleh anggota Tim Unit Khusus, lelaki BH mengaku obat yang ia jual adalah milik lelaki RM yang menginap di kamar 103 Hotel Vindika.

“Pada saat dilakukan introgasi tiba-tiba muncul 3 orang mengendarai sepeda motor langsung mendekati lelaki YD dan lelaki BH dan menyodorkan uang hendak membeli obat jenis Tramadol”, kata Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandang.

Setelah mengamankan 3 orang pembeli tersebut, Tim Khusus melanjutkan dengan masuk ke dalam kamar Hotel dan mengamankan lelaki RM.

Iptu Arham Gusdiar menjelaskan, lelaki RM memperoleh obat dari RNL masih dalam pencariaan sedangkan lelaki YD adalah penjual dari lelaki RM dan untuk lelaki BH menjadi prantara penjualan obat milik RM.

“Setiap papan obat jenis Somadril dibeli dengan harga Rp 30 000 kemudian dijual harga 40 000 dengan keuntungan Rp 10 000”, kata Arham.

“Lelaki RM mengetahui bahwa menjual obat tanpa ijin dan keahlian khusus dilarang undang-undang”, tambahnya.

Hingga saat ini unit khusus Polsek Ujung Pandang masih melakukan pengembangan untuk mengejar lelaki RNL yang berperang sebagai pemasok obat kepada lelaki RM.

Saat ini pelaku dan barang bukti berupa uang tunai sejumlah Dua Jutaan rupiah, obat jenis THD 1000 butir, obat jenis Tramadol 445 butir, obat jenis Somadril 42 papan (420 butir), 2 HP dan 1 Tas Ransel diamankan di Polsek Ujung Pandang untuk proses lebih lanjut.

 

Hms/Bs

About restabes5

Check Also

Sifat Yang Mulia, Kapolda Sulsel Berikan Penghargaan dua personil Polrestabes Makassar

Polrestabesmakassar.com- Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda) Irjen Pol. Drs Umar Septono, SIK,SH,MH berikan penghargaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by themekiller.com